Hobi

[Review Film] The Beauty Inside (2015)

Film ini bercerita tentang seorang pria bernama Kim Woo Jin, seorang desainer furniture, yang memiliki Penyakit pada dirinya, yaitu wajah dan penampilannya selalu berubah-ubah tatkala ia tidur. Penyakit ini diwarisi dari ayahnya yang wajahnya juga selalu berubah-ubah setiap harinya. Penyakit itu sudah ia alami sejak ia berusia 18 tahun. Tidak hanya wajah dan penampilan yang berubah, namun juga usia, dan jenis kelamin dapat berubah-ubah setiap ia tidur. Ia bisa menjadi lelaki yang tampan, kakek-kakek, anak kecil, orang asing yang tidak bisa berbahasa Korea, bahkan menjadi seorang wanita. Penyakit aneh inilah yang membuatnya sulit untuk menjalin hubungan dengan perempuan, kecuali jika seumur hidup ia tidak tertidur, maka ia tidak akan berubah. Kendati demikian, ia tetaplah Woo Jin, yang hati, perasaan, dan memori nya sama dan tak pernah berubah. Tidak ada yang mengetahui kondisi dirinya selain Ibunya dan juga sahabatnya, Sang Baek. Woo Jin menjadi pria yang sangat tertutup.

Suatu hari Woo Jin bertemu dengan Yi Soo (Han Hyo Joo), seorang gadis cantik yang ia temui di toko furniture. Ia kemudian jatuh hati padanya. Woo Jin sering datang ke tempat kerja Yi Soo, dengan wajah yang berbeda-beda setiap harinya. Semuanya dilakukan agar ia bisa melihat gadis yang dicintainya, dan agar bisa mengobrol dengannya. Woo Jin ingin sekali mendekati Yi Soo, namun ia khawatir bagaimana ia akan mendekati Yi Soo jika wajahnya selalu berubah-ubah, terkadang malah berubah menjadi wanita. Hingga suatu hari Woo Jin terbangun dengan wajah pria yang tampan. Akhirnya dengan kemantapan hati, ia pun mendekati Yi Soo dan mengajaknya kencan.

cr : starleery.blogspot.co.id
cr : starleery.blogspot.co.id

Awalnya Yi Soo merasa agak takut, namun kemudian ia pun merasa nyaman dengan Woo Jin. Ia menganggap Woo Jin pria yang baik hati. Akhirnya Yi Soo pun jatuh hati dengannya.

Bagaimanakah kelanjutan kisahnya? Akankah Yi Soo tetap mencintai Woo Jin walau ia selalu berganti wajah setiap harinya?

silakan menonton sendiri. hahaha *plak*

Film yang berdurasi 2 jam ini memiliki cerita yang menarik dan membuat orang penasaran, walau hanya baru melihat dari trailernya, termasuk saya. Film ini merupakan remake dari Film Amerika tahun 2012 yang berjudul sama, The Beauty Inside. Film ini menarik di awal-awal, namun ketika sudah berada di pertengahan, saya mulai agak bosan. Beberapa kali saya mulai menguap. Walau sepanjang Film juga selalu dibikin penasaran, akan berubah seperti apa lagi Woo Jin setiap kali ia bangun tidur, namun selebihnya saya agak mengantuk hehe, dan ternyata bukan saya saja, suami saya juga begitu. Tapi walau begitu Film ini menurut saya tetap bagus dan memiliki pesan yang sangat baik, meski cukup membuat saya bosan.

cr : villagevoice.com
cr : villagevoice.com

[AWAS SPOILER] Ada sejumlah 21 aktor yang memerankan Woo Jin dalam Film ini. Namun yang saya tahu hanya Lee Dong Wook, Juri Ueno, Lee Hyun Woo, dan Park Shin Hye.  Adegan yang paling lucu menurut saya adalah ketika Woo Jin terbangun menjadi anak kecil laki-laki, dan makan bersama Yi Soo. Juga ketika Sang Baek, sahabat Woo Jin, menggoda Woo Jin yang kala itu berubah menjadi seorang gadis cantik yang diperankan Park Shin Hye. Namun ada pula adegan yang membuat saya terganggu, adalah ketika Woo Jin yang sedang berada dalam wujud perempuan, ia menghabiskan malam bersama dengan Yi Soo. Eits tapi ga ngapa-ngapain lho yaaah, mereka hanya tidur, karena Yi Soo penasaran ingin melihat langsung bagaimana Woo Jin bisa berganti wajah setiap kali ia tertidur. tapi walau begitu saya geli banget liatnya huahaha.

beauty

Film ini memiliki pesan yang baik, bahwa cinta itu tidak memandang penampilan, fisik, dan wajah, namun keindahan yang berasal dari dalam, dari hati. Setelah nonton sampai tamat, saya pun masih terbawa suasana, membayangkan bagaimana kalau suami saya berubah-ubah terus wajah dan penampilannya, seperti Woo Jin ahahahak. Eh tapi kalo saya sih cinta sama si Mas karena emang beliau baik banget, dan soleh. dan tinggi. dan kasep. dan– lho kok akhirnya jadi ngeliat fisik? Eh tapi saya sih cinta sama si Mas emang karena udah nyaman sama beliau, sama seperti Yi Soo yang terlanjur nyaman dengan Woo Jin (pengen banget gitu disamain sama Han Hyo Joo).

Rekomendasikah Film ini? yap, cukup direkomendasikan, apalagi nonton bareng suami, rekomendasi buanget. Biar nanti kalau suaminya ngeluh istrinya kok gendut, bilangin aja “pah, jangan ngeliat dari fisik dong pah, liat dari kecantikan hati eneng.” gitu. *sambil ngunyah ayam goreng*

Eh iya satu hal yang sangat saya sukai dari Film ini adalah, walaupun ada banyak sekali aktor yang memerakan tokoh Woo Jin, namun saya merasa hanya melihat satu sosok Woo Jin dalam Film ini. Aktor-aktornya berhasil memerankan 1 orang yang sama. Han Hyo Joo? ah tidak usah dipertanyakan lah yah. Akting Han Hyo Joo mah menurut saya selalu bagus, kebetulan saya juga suka dengan drama dan film yang dibintangi olehnya. Ia juga menjadi salah satu alasan kenapa saya menonton film ini.

Score : 7.5/10

“I would see her again, but she would never see me.”

TRAILER :

2 Comments

  1. Senangnya pagi-pagi dapat rekomendasi film baru!
    Plotnya kayaknya menarik nih, karakterisasinya juga. Ah, ada mbak Hyo Joo juga <3
    Nanti disempetin buat nonton deh 😀

    1. iya desty nonton dehh 😀
      aku juga awalnya iseng iseng cari film korea yg bagus, eh nemu film ini di google
      tapi dilarang baper yes xixixi

Leave a Reply

Required fields are marked*