Parenting, Tips

Mudik Asyik Bersama Anak

Saya adalah salah satu orang yang ga pernah mudik keluar kota selama hidupnya, sebelum menikah. Pokoknya selama 20 tahun jarang bepergian keluar kota, apalagi keluar Jawa.

Sehingga setelah menikah dengan suami yang berasal dari Jawa, saya banyak dikejutkan dengan pengalaman-pengalaman yang baru. Salah satunya mudik, dan liburan keluar kota.

Saya dan suami selalu bersemangat ketika mendapati hari libur panjang di kalender, karena itu artinya adalah : LIBURAN! apalagi setelah punya anak, pokoknya selalu kepengen bawa anak jalan-jalan terus tiap ada tanggal merah ataupun long weekend. Pergi kemana kalau libur panjang?  Biasanya sih suami beberapa kali mengajak mudik ke Jawa, tepatnya di Semarang, Jawa Tengah. Menggunakan mobil pribadi. what?!  ngga repot tuh mudik bawa anak ke tempat jauh menggunakan mobil?

Awalnya repot. repot banget pokoknya. Karena ya itu tadi, saya itu ngga pernah yang namanya mudik, apalagi pas Lebaran, keluar kota. Makanya ketika harus merasakan mudik pertama kalinya, apalagi bawa anak dan menggunakan mobil, saya agak kerepotan. Apa aja sih tips nya dalam melakukan perjalanan liburan atau mudik membawa anak?

  1. Sediakan cemilan. Ini penting sekali. Perjalanan yang jauh akan membuat anak bosan, cape, dan mudah merasa lapar. Sediakan cemilan yang banyak berupa roti, kue-kue kering, atau makanan apapun kesukaan anak. Ini akan membuat si anak betah dalam perjalanan.
  2. Bekal minum yang banyak. Ada cemilan, musti ada minumnya juga dong? namun jika ingin melakukan perjalanan jauh, usahakan membawa minum yang sangat banyak, Memang selalu ada rest area atau swalayan di pinggir jalan, namun kita tak dapat terus mengandalkannya kan?
  3. Bawa makanan berat untuk si kecil. Memang akan banyak rumah makan yang dijumpai di sepanjang perjalanan, namun lebih sehat lagi jika si kecil makan makanan yang telah dimasak dan disiapkan oleh Bundanya kan?

    mudik membawa anak - catatanbundabia
    Bia santai menonton video kesukaannya di Tab yang dipasang di belakang Jok menggunakan holder
  4. Sediakan video kesukaan anak, ini akan sangat membantu, bisa dapat disimpan di iPad, ponsel, ataupun di mobil. Jadi ketika si anak mulai rewel, dapat diputar video-video ataupun film kesukaan anak disana agar si kecil nyaman. Akan lebih sangat efektif jika diputar di TV headrest mobil.
  5. Untuk anak dibawah usia 2 tahun, dapat menggunakan baby car seat. Kenapa? Karena usia segini biasanya sang anak belum dapat lancar duduk dibelakang jok ayah bundanya. Kalaupun sudah bisa, si anak akan bosan dan lebih memilih untuk duduk di depan bersama bundanya. uh dan ini sangat melelahkan dan membuat pegal!
  6. Baju ganti di dalam tas. kenapa? karena anak kecil, terutama yang masih balita “senang” mengotori pakaiannya, entah ketika sedang makan, atau ketumpahan air saat mereka minum. Bunda harus menyediakan baju ganti yang ada di dalam tas bunda, karena terkadang ayah bundanya lupa malah memasukkan semua perlengkapan baju anak ke dalam koper. Kalau harus buka tutup koper lagi ribet kan?
  7. Bawa selimut, kaos kaki dan baju hangatagar si kecil tetap merasa nyaman walau berjam-jam merasakan dinginnya AC.

Sebenarnya mungkin masih ada lagi beberapa hal yang disiapkan dalam perjalanan liburan, namun itu kembali lagi tergantung kebutuhan masing-masing anak. Kalau saya pribadi, selama perjalanan mudik dari Bandung ke Semarang, 7 Hal yang saya sebutkan di atas sangat membantu saya selama di perjalanan.

mudik membawa anak - catatanbundabia
mudik menggunakan kendaraan

Namun ada satu hal yang semestinya tidak boleh terlewatkan. Satu hal ini jika terlupakan, dapat membuat liburan bersama anak menjadi tidak menyenangkan. Selama liburan beberapa kali bersama anak, saya kerap kali mendapati anak saya sakit, baik ketika di perjalanan, maupun ketika berada di tempat tujuan. Karena itu rasanya tidak lengkap jika ingin berlibur bersama anak, tanpa membawa P3K dari rumah.

Apa saja di dalam kotak P3K anak yang harus disiapkan?

  1. Obat penurun Panas. Dalam hal ini saya menggunakan Paracetamol, karena obat ini adalah yang paling aman dengan efek samping yang minim. Ini menjadi pertolongan pertama pada anak jika anak demam diatas 38,5 derajat celcius.
  2. Plester Kompres siap pakai, ini juga berguna, terutama jika sedang berada di dalam perjalanan.
  3. Termometer, untuk dapat mengetahui suhu badan sang anak. Lebih sangat efisien jika menggunakan termometer inframerah yang cepat mengukur suhu anak, karena anak biasanya akan meronta-ronta jika sedang diukur.
  4. Probiotik Anak, untuk melancarkan pencernaan si kecil. Biasanya ketika sedang liburan, sang anak tak jarang malas untuk makan. Pengalaman saya, Bia hanya mau makan roti-rotian, dan enggan memakan sayur dan buah. sehingga tak ayal ia kesulitan buang air besar karena minimnya serat yang dikonsumsi.
  5. Oralit, jika si kecil terserang diare. Biasanya ketika sedang dalam perjalanan mudik, kita akan banyak berhenti di rumah makan untuk sekedar mengisi perut ketika lapar. Kita tidak dapat memastikan kebersihan makanannya.
  6. Obat untuk melegakan hidung tersumbat. Ini sangat penting jika si kecil terserang pilek ketika sedang berada di perjalanan, maupun di tempat tujuan.
  7. Obat anti mual dan muntah, untuk mencegah si kecil mual dan muntah di kendaraan, apalagi jika medan perjalanan berlika-liku, naik turun, yang akan membuat perut terasa mual.

Saya punya pengalaman. Di pertengahan tahun ini kami mudik lagi ke Semarang, ke rumah mbah nya Bia, untuk menghadiri pernikahan saudara, sekaligus untuk membawa Bia berlibur disana. Saya sudah membawa perbekalan makanan, baju, P3K, dan lain-lain untuk anak saya. Setelah semuanya siap, kami pun melakukan perjalanan selama kurang lebih 10 jam menggunakan mobil pribadi, dengan lancar, dan tanpa kendala.

Sesampainya disana, Bia langsung bermain bersama mbah putri dan mbah kakungnya. Bia adalah tipe anak yang aktif, walaupun sudah menempuh perjalanan setengah hari, ia tetap berlarian kesana kemari. Khawatir kecapean, kami kemudian mengajaknya untuk istirahat di kamar.

Saat berada di gedung resepsi saudara kami, Bia tak bisa diam. Ia berjalan dan berlarian kesana kemari dari ujung satu ke ujung yang lain. Kemudian jika mendengar ada yang sedang bernyanyi, ia pun berjoget. Tak sedikit yang tertawa melihat tingkah lucu Bia saat itu. Memang menyenangkan ya melihat anak riang seperti itu, walaupun begitu harus teuteup diawasin ayah bundanya karena Bia seringkali menubruk orang dan jatuh karena terlalu excited.

anaksakit
karena kecapean bermain, malam harinya Bia demam

Malamnya, saat kami hendak istirahat, saya mendapati badan Bia hangat. Ia terlihat sangat lemas, walaupun sudah terlelap. Saya pikir, ah mungkin karena kecapean, nanti juga sembuh sendiri. Saya pun tidur sambil memeluk Bia. Tengah malam saya terbangun penuh keringat, karena badan Bia sangat panas! saya langsung membangunkan suami. Kemudian saya mengambil termometer, dan mengecek suhu badannya. Benar saja, suhunya sudah hampir 40 derajat celcius! saya pun mengambil paracetamol yang sudah saya bawa dari rumah, kemudian saya minumkan ke Bia dengan hati hati. ayo dong turun panasnya… saya memeluk Bia. Kalau anak udah sakit gini rasanya sediiiih banget. Apalagi di momen liburan seperti ini.

Keesokan harinya saya bangun, dan buru-buru langsung mengecek suhu badan Bia menggunakan termometer. Alhamdulillah!!! panasnya udah turun!! Saya kemudian mencium Bia dengan penuh rasa sayang. tapi kemudian…. ukh! Bia bau acem banget!! pasti karena keringat di badannya yang bercucuran semalam! 

Kesimpulannya adalah,

Kita, orangtua, tidak bisa melarang anak untuk bermain dan bereksplorasi dengan lingkungannya, tugas kita sebagai orangtua adalah bersiap ketika anak membutuhkan pertolongan, salah satunya ketika mereka jatuh sakit.

Saya menggunakan Tempra Syrup untuk pertolongan pertama penurun panas Bia di usia dia yang 2 tahun ini. Tempra mengandung Paracetamol yang terbukti aman, dan banyak direkomendasikan orang-orang. Saya menggunakan obat Tempra ini sudah cukup lama, dari Bia masih bayi, atas rekomendasi kakak saya mengenai obat penurun panas ini. Tempra aman untuk anak, dan cepat menurunkan demam, karena bekerja langsung di pusat panas. Selama beberapa kali Bia demam saat liburan, saya menggunakan Tempra Syrup sebagai satu benda yang wajib ada di kotak P3K anak saya. Mungkin Ibu-ibu yang sedang membaca ini bisa menjadikan Tempra sebagai alternatif obat penurun panas pada anak.

tempra2-1
tempra syrup untuk anak usia 1-6 tahun
tempra-2
Tempra drops untuk anak usia 0-1 tahun

Oh ya untuk para bunda-bunda atau ibu-ibu yang ingin mengetahui lebih banyak info seputar si kecil bahkan sampai resep-resep makanan sehat untuk anak, dapat mengunjungi halaman facebook OneThousandSmilePsstt, disini juga ngadain kontes foto anak lho! 😉

cr : fb page One Thousand Smile
cr : fb page One Thousand Smile

Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network bekerjasama dengan Taisho

24 Comments

  1. dirkodir

    40 derajat o__0 alhamdulillah bia-nya cepet pulih yak… untung bundanya gak ikut sakit juga, kalo enggak berabe bangettt. emang yah kalo mau pergi-pergi tuh harus ekstra persiapannya *hmmm*

    1. Sarah

      iya dirrr.. badan gw sampe keringetan gara-gara semaleman meluk Bia pas lagi demam
      punya anak emang butuh banyak bgt persiapannya
      tapi paling penting obat-obatan sih :/

  2. Bubita

    Sama dong bun.. Si kecil juga kalo kecapekan suka demam
    Makanya wajib bnget sedia parasetamol di rumah

    1. Sarah

      iya bii kudu pisan sedia tempra di rumah, antisipasi kalo ada yang demam
      btw, gw kok pengen ngakak terus baca comment kamu yah 😀 😀

  3. Waah. Infonya bermanfaat banget bagi calon ibu! Saya belum kebayang gimana repotnya membawa anak berusia balita ketika berpergian jauh, apalagi kalau si kecil jatuh sakit. 🙁 Ternyata, perlu ada persiapan ekstra, yah. Termasuk P3K dan obat-obatan yang baiknya ada di dalamnya. Terimakasih atas sharing pengalamannya! 😀

    1. Sarah

      terima kasih sudah membaca, senang bisa bermanfaat 😀
      iyaaa kalau bawa anak kecil berlibur emang repot, asal kita tau apa aja yang musti disiapin aja sih 😀
      Paling penting kotak P3K sih, karena saya beberapa kali ngalamin anak jatuh sakit pas mudik 🙁

  4. Aulia

    Waaa sama mudiknya ke semarang. Tp sekarang belum pernah bawa si kecil mudik. Berhubung masih 3 bulan. Tp bermanfaat bgt ini tipsnya. Kebayang medannya dari bandung ke semarang

    1. Sarah

      wah sama yah 😀 hehe iya sih 3 bulan mah masih terlalu kecil ya buat diajak mudik
      sekarang dari bandung ke semarang enak dan cepet banget mbak jalannya…
      dari tol cipali langsung masuk ke tol brebes deh hehe lancar asal ga pas libur panjang 😀
      terima kasih sudah baca, senang jika bermanfaat

  5. devi

    nice post for newbie mother

    1. Sarah

      tengkyuuuuu

  6. wah sarah preparation nya lengkap banget
    Ntaps!

    aku mah kadang masih suka ketelingsut apa2 teh huhuhu

    btw sama endolita juga andalannya tempra, mesti sedia! dasar endo ama bia mah kembar hhihi

    1. admin

      hihi makasih mamindoo 😀 :*
      abisnya udah beberapa kali si Bia sakit pas liburan, jadi kudu bawa perbekalan p3k yang kumplit
      endooo ih meuni sama wae ya sama bia, kembar beda bapak beda ibu 😀

  7. Setuju, kalau bawa anak-anak harus siap dengan P3K

    1. Sarah

      halo mbak, terima kasih sudah membaca dan meninggalkan komentar 🙂

  8. SIdik Prabowo

    hahaha…. semangitsss bun…. Ayah & bia mendukungmu bebeb :* :*

    1. Sarah

      maaciih ayah :*

  9. Susan

    Nice post! Infonya berguna banget

    1. sarah

      tengkyu 🙂

  10. Okta

    bener bun, saya juga pernah punya pengalaman pake tempra ALhamdulillah cepet turun panas anak saya

    1. alhamdulillah. makasih udah berjunjung 🙂

  11. Mia

    Biarpun kesannya rempong bawa ini dan itu tapi jadi aman selama perjalanan dan liburannya ya ka
    Salam buat bia

    1. hihi iyaa biar deh bundanya rempong, yang penting liburan lancar
      makasih sudah berkunjung 🙂 salam balik dari Bia

  12. mudik kemarin juga seru banget bareng keluarga dan anak, rameee, jangan lupa siap sedia tempra selalu

    1. hehe iya mbak.. selalu bawa tempra biar mudiknya tenang 😀
      makasih sudah berkunjung dan meninggalkan komentar 🙂

Leave a Reply

Required fields are marked*