Lifestyle

Etika Menjenguk Teman yang baru Melahirkan

Mendengar teman, sahabat, kerabat, atau pun saudara yang baru melahirkan pasti membahagiakan bukan? begitu mendengar kabar bahagia itu, pasti langsung ingin menjenguk. Tapi terkadang kita lupa bahwa seorang ibu yang baru melahirkan itu lelah secara fisik dan psikis. Tentu saja karena proses melahirkan yang tidak sebentar dan menahan sakit yang luar biasa, si ibu merasa perlu istirahat. Belum lagi perubahan hormon yang membuat si ibu yang baru melahirkan itu sensitif dan moody.

(Baca juga : 5 Ide Kado untuk Ibu Melahirkan)

Berikut tips dari saya untuk menjenguk orang yang baru melahirkan :

  1. Tunggu “lampu hijau” untuk membesuk. Tanyakan terlebih dahulu keadaannya, dan jangan lupa berikan selamat dan doa. Jangan membesuk di hari yang sama dengan melahirkannya, karena si ibu perlu istirahat. Tentu saja kita juga ingin mengobrol banyak dengan teman kita yang baru melahirkan, bukan? jadi biarkan si ibu mengembalikan tenaga dan stamina pasca melahirkannya itu untuk beberapa saat.
  2. Tidak mengeluarkan komentar macam-macam. Ketika sedang menjenguk, teman kita pasti akan menceritakan kronologis kelahiran anaknya itu dengan perasaan senang dan bangga, dengarkanlah dan tak perlu berkomentar macam-macam, seperti : “kok lahirannya caesar sih? ah masa ASI nya belum keluar? kok lo masih gendut aja sih habis melahirkan? bayinya kok kecil banget? bayinya kok item ga kaya ibunya? ASI belum keluar kok ga diminumin sufor aja, kan kasian bayinya? blablabla” rasa sakit melahirkan yang (mungkin) masih terasa, ditambah komentar seperti ini pasti akan membuat si ibu sensi  tingkat tinggi. Tujuan kita menjenguk bukan untuk menghakimi teman kita, kan? Segala keputusan yang teman kita ambil, pasti ada alasannya yang tidak kita tahu dan mengerti. Dan jangan pula memberikan nasihat bila tidak diminta.
  3. Jangan asal menyentuh bayi. Sistem imun bayi baru lahir masih belum matang, sehingga kita sebagai tamu yang baik, harus mengerti untuk tidak sembarang menyentuh bayi yang baru lahir. Jika memang diperbolehkan oleh teman kita, maka bergegaslah cuci tangan terlebih dahulu menggunakan sabun sebelum menyentuhnya. Jika kamu sedang sakit, batuk, pilek, maka tidak usahlah keukeuh untuk menyentuh dan menggendong bayi apalagi menciumnya. Selalu minta ijinlah pada teman kita untuk menyentuh, menggendong, atau mencium bayinya. Dan jangan tersinggung jika memang tidak diperbolehkan. semua itu demi kebaikan dan kesehatan si bayi.
  4. Memberi sesuatu untuk si Ibu. ini sih mungkin opsional saja. tamu yang menjenguk pastinya akan membawa buah tangan berupa kado untuk si bayi baru lahir yah? ketahuilah, memberikan sesuatu untuk si ibu yang melahirkan juga sangat berarti lho! kejadian waktu saya habis melahirkan, ada teman saya menjenguk ke rumah. Selain dia membawa kado untuk anak saya, dia juga membawa camilan kue untuk saya. rasanya happy banget! Memberikan kado untuk teman kita berupa buku tentang MPASI, atau cara mendidik anak juga bagus lho.
  5. Memberi sesuatu untuk si kakak. ini juga opsional. kebayang ga sih kalau si kakak yang senang dikunjungi banyak orang (walaupun bukan untuk melihat dia), melihat orang yang membawa banyak kado, namun ternyata tidak ada satupun untuknya? tidak perlu yang macam-macam, apapun jika diberikan pada saat itu, apalagi terbungkus kado, mungkin perasaannya akan senang sekali, dan tidak ada iri dengan adiknya yang baru lahir.
  6. Tidak membawa anak kecil ketika menjenguk. Tingkah anak kecil yang terkadang random, seperti berteriak-teriak, lari kesana sini, terutama jika yang menjenguk bukanlah teman dan kerabat dekat, akan mengganggu kenyamanan bayi dan si ibu.
  7. Paham kapan harus pulang. Mungkin tidak akan ada orang yang menyuruh tamu nya agar cepat pulang. Jadi kita lah yang harus paham kapan harus pulang. Tidak usah berlama-lama menjenguk, karena si ibu perlu istirahat, apalagi tamu nya hari itu bukan kita saja lho, banyaaak sekali yang datang. Jika teman kita sudah menunjukan wajah yang lelah, dan mengantuk, atau si bayi yang rewel menangis terus, maka ketahuilah kapan kamu harus pamit untuk pulang.

Kedengarannya rempong banget yah? padahal niatnya kan baik mau menjenguk, tapi kok banyak aturan dan larangannya? Memang si Ibu yang baru melahirkan akan sangat berterima kasih sudah diperhatikan, dijenguk, dan diberi hadiah oleh tamu yang membesuk. Namun kita juga sebagai tamu dan teman yang baik harus memperhatikan hal-hal apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Tentunya kita ingin kunjungan kita menyenangkan hati si Ibu kan?

Leave a Reply

Required fields are marked*